Friday, March 18, 2005

Puisi: Engkau Puja Bunga Di Taman






Engkau puja bunga di taman
Engkau terpesona dengan keindahan
Engkau tulis di dalam sajak-sajakmu
Hingga lupa engkau dengan Tuhan
Bukankah ia akan layu kemudia jatuh ke bumi
Ia tidak berguna lagi

Engkau puja perempuan, engkau lukis dengan kata-kata
Hingga lalai dengan Tuhan
Bukankah ia akan tua bangka
Atau adakalanya dia tidak setia
yang akan mengecewakan engkau

Engkau kagum dan puja awan yang berarak dan beralih
Engkau gambarkan dengan bahasa yang indah
Hingga lupa kewajipan kepada Tuhan
Padahal awan boleh hilang

Engkau berjenaka dengan gunung ganang
Kemudian engkau ungkap di dalam syair-syairmu
Padahal kalau engkau dekat
Ia adakalanya menakutkan, membencikan, menjemukan dan
memayahkan

Entah apa-apa lagi yang engkau berkhayal dengan hal
yang ada di dunia ini
Hingga engkau berfoya-foya dan menghabiskan masa
Lupa Tuhan, lupa agama, lupa Hari Pembalasan
Sedangkan semua itu akan binasa
Padahal kalau mata hatimu hidup jiwamu celik

Engkau puja Tuhan, engkau besarkan Dia
Seterusnya engkau cintakan Dia
Engkau jadikan dia idolamu
Tuhan adalah kekal, Ia adalah pembela
Dia adalah sumber segala-galanya
Inikan lebih menguntungkan engkau
Kerja engkau tidak sia-sia
Untungnya hingga ke syurga

No comments: